Barangkali, Aku Tidak Sedang Bersedih
Barangkali, aku tidak sedang bersedih. Aku hanya terlalu lama hidup hingga lupa mengapa dulu aku begitu bersemangat untuk bangun setiap pagi. Aku masih bernapas. Jantungku masih setia memukul waktu. Tubuhku masih bekerja seperti mesin yang tak pernah protes. Lalu... siapa sebenarnya yang telah berhenti hidup? Manusia lucu. Kita diajari bertahan lebih lama daripada diajari mengerti mengapa harus bertahan. Sejak kecil, kita belajar berjalan, berlari, mengejar, memenangkan. Tak ada yang mengajarkan bagaimana menghadapi hari ketika semua yang dikejar sudah ada di tangan, tetapi hati tetap merasa seolah pulang ke rumah yang kosong. Aku sering bertanya kepada Tuhan, "Ya Allah, apa yang sebenarnya hilang?" Lalu aku sadar... Barangkali tidak ada yang hilang. Hanya ada sesuatu yang perlahan mati, tetapi tidak pernah diberi upacara pemakaman. Maka aku terus mencarinya. Padahal yang kucari telah lama menjadi tanah. Kesedihan yang paling sunyi bukanlah kehilangan seseorang. Melainkan saa...