Chapter 1 Finish
Ada tenang yang tak lagi kucari di luar, ia tumbuh diam di dalam dada, seperti cahaya kecil yang tak padam, meski angin pernah berkali datang. Aku duduk bersama diriku sendiri, tanpa gelisah, tanpa ingin lari, dan untuk pertama kalinya, hening terasa seperti rumah. Bahagia kini tak berisik, ia hadir sederhana dalam napas yang utuh, dalam langkah yang tak dipaksa. Tak ada lagi yang perlu kubuktikan, tak ada yang harus kuraih tergesa, sebab di ruang yang sunyi ini, aku telah cukup… dan utuh adanya. Dan dari dalam, perlahan mengalir rasa itu damai yang jujur, bahagia yang tinggal, bukan sekadar singgah.