Chapter 1 Finish

Ada tenang yang tak lagi kucari di luar,

ia tumbuh diam di dalam dada,

seperti cahaya kecil yang tak padam,

meski angin pernah berkali datang.


Aku duduk bersama diriku sendiri,

tanpa gelisah, tanpa ingin lari,

dan untuk pertama kalinya,

hening terasa seperti rumah.


Bahagia kini tak berisik,

ia hadir sederhana

dalam napas yang utuh,

dalam langkah yang tak dipaksa.


Tak ada lagi yang perlu kubuktikan,

tak ada yang harus kuraih tergesa,

sebab di ruang yang sunyi ini,

aku telah cukup… dan utuh adanya.


Dan dari dalam,

perlahan mengalir rasa itu

damai yang jujur,

bahagia yang tinggal, bukan sekadar singgah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“TRI PANTANGAN TAMANSISWA”

SESORAH TATA KRAMA

Tugas Bahasa Indonesia Contoh Proposal Senam Lansia